Hati ini berasa wangi
Nurani berasa ringan
Mendung tebal memayungi bagai
tersedot
Debu tebal hitam terasa diuapkan
ke langit tertinggi
Jiwa seakan ringan bagai kepulan
asap tipis
Hampa layangnya, lebih ringan dari
sekumpulan
Udara yang menyesaki ruang balon
Kau tahu kenapa?
Karena aku muslim
Dan pria berpeci itu tersenyum
tulus padaku dan menyalamiku
Walau entah siapa dia
Seakan kami saudara dekat
Karena kami muslim
Yang disatukan oleh jabat hangat
Dan serekah senyum manis
Dalam ukhuwah yang harmonis
Walau entah siapa dia
*Catatan:Puisi lama, kubuat sekitar 10 atau 11 tahun lalu. Pas zaman masih kuliah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar